Perkedel Kentang

Bahan:

  1. 500 gr kentang
  2. 1 butir telur ayam
  3. 2 sdm bawang merah goreng atau 6 butir bawang merah, iris tipis, digoreng kering
  4. 1 batang seledri cincang halus (jika suka)
  5. Minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  1. 2 siung bawang putih
  2. 1/2 sdt merica butir
  3. 1/4 sdt bubuk pala (jika suka)
  4. 1 sdt garam atau sesuai selera
Mengulek Bumbu Perkedel
Menghaluskan Kentang Perkedel
Bawang Merah Goreng Untuk Perkedel
Adonan Halus Perkedel
Kuning Telur Untuk Perkedel
Membentuk Perkedel
Melumuri Perkedel Dengan Telur
Menggoreng Perkedel
Perkedel Kentang

Perkedel Kentang

Asal: Indonesia, hasil adaptasi kuliner Belanda

Sumber: Resep Keluarga

Catatan..

Inilah makanan warisan Belanda yang sangat populer di seantero Indonesia. Berasal dari kata Frikadel (Belanda) atau Frikadelle (Jerman), di Indonesia terpeleset menjadi Perkedel!! Mantap khan??! he he ;-) Maklum...mungkin leluhur kita dulu belum mengenal huruf "F" saat mengenal makanan ini pertama kali ;-).

Ngomong2 dalam versi aslinya di Eropa, Perkedel umumnya dibuat dari daging cincang yang dicampur dengan remah2 roti, telur, bawang bombay cincang kadang ditambah sayuran macam wortel yang dipotong kecil2. Di Indonesia bahan Perkedel menjelma menjadi kentang, kalaupun mengandung daging biasanya hanya sedikit biar ngirit yang penting enak dan bikin kenyang ha ha..

Saya yakin hampir semua orang Indonesia bisa bikin Perkedel. Jadi resep ini ditujukan untuk pemula yang baru mau belajar masak. Tak ada salahnya jika anda mencoba resep yang saya pelajari dari ibu saya sejak kecil. Siapa tahu cocok dengan selera anda.

Tipp: Bagi anda yang tinggal di LN mungkin akan mempunyai problem dengan tipe kentang yang cepat lunak tapi tidak lengket seperti kentang di Indonesia. Anda akan tahu, saat kentang dihaluskan cenderung kempyar/tidak menyatu. Solusinya silahkan tambahkan 1 sdm tepung maizena atau tepung pengental saus (cornstarch /speisestaerke) ke dalam adonan untuk memperekat.

Cara Membuat:

  1. Kupas kentang, potong-potong dan goreng hingga matang dan berwarna kekuningan. Tiriskan.
  2. Kupas bawang merah, iris halus dan goreng hingga renyah dan berwarna kuning keemasan. Tiriskan.
  3. Haluskan bahan bumbu halus dalam cobek.
  4. Haluskan kentang di dalam cobek dengan cara ditekan-tekan pakai ulekan sampai kentang halus.
  5. Tambahkan bawang merah goreng ke dalam cobek, tekan2 bersama kentang sambil diaduk hingga rata.
  6. Cicipi, tambahkan garam jika perlu dan aduk kembali hingga rata.
  7. (Step ini perlu untuk mendapatkan rasa asin yang pas sehingga perkedel tidak berasa hambar setelah digoreng).
  8. Pecahkan telur ayam, sisihkan putih telur dalam mangkok kecil. Tambahkan kuning telur dan seledri ke adonan, aduk rata.
  9. Buat adonan berbentuk bulat-pipih sampai habis. Kira2 terbentuk 15 biji perkedel.
  10. Panaskan kurang lebih 150 ml minyak goreng dengan api sedang.
  11. Gulingkan bulatan kentang ke dalam putih telur dengan tangan. (Pastikan tidak kebanyakan supaya semua perkedel kebagian putih telur).
  12. Goreng dan balik hingga matang dan berwarna kecoklatan. Tiriskan.
  13. Beri jarak antara satu sama lain saat menggoreng supaya putih telur tidak menyatu.

Catatan Tambahan:

  1. Kentang juga bisa anda rebus khususnya untuk jenis kentang yang kurang lengket (seperti yang saya tulis di catatan atas) supaya kentang menjadi agak lembab dan lebih lengket).






Reviews & Comments


  |  2015-01-24 11:38:11

Bunda Sri from Palembang says:

Assalamu’alaikum. Sy pernah buat perkedel kentang dikasih abon. Enak jg loh mb :D Btw, hari ini nyobain masak krengsengan daging yg pake petis. Dagingnya enak bgt rasanya, bener2 meresap bumbunya ke dlm daging. Trus bikin bingka labu kuning jg, rasanya enak, tapi teksturnya lembek, cakenya tapi ngak kempes loh. Kenapa ya mb? Apa krn labu kuningnya pas dikukus terlalu lembek dan berair ya?

Wa'alaikum Salam Bunda. Wow baru dengar nich variasi perkedelnya. Kebetulan sy punya banyak abon oleh2 dari Ina, lagi bingung mau saya apain. Thx a lot infonya. Hebat tuch ke bingkanya lembek tapi tidak kempes?? Labu kuning memang bervariasi jenisnya Bunda, jadi kandungan air juga bervariasi. Coba lain kali ngukusnya dikasih serbet tutupnya biar airnya gak jatuh di labu atau telurnya dikurangi. Sudah pakai santan yang sangat kental kah? Kalau santannya encer akan memperbanyak kadungan air juga. Itu saja saran saya Bunda selebihnya silahkan uji coba sampai ketemu formula yang tepat sesuai jenis labu ;-). Selamat Berakhir Pekan.. Wassalam....Endamg


  |  2015-04-29 20:21:14

Kieky from Medan,Sumatera Utara says:

Websitenya bagus,jelas,lengkap dan menarik, sehingga mudah untuk dilihat.

Hallo Kieky. Sengaja saya bikin jelas biar lebih mudah dipraktekkan terutama untuk pemula atau yang lagi belajar masak ;-). Dengan tampilan gambar bikin orang tambah ngiler jadi semangat nyoba ha ha. Terima Kasih untuk apresiasinya Kieky. Ayo silahkan dicoba jangan cuman dilihat ;-). Salam ....Endang


  |  2015-07-05 12:22:48

Michael from Kuala lumpur says:

Makasii mbak. BERHASILL!! Ternyata gampang bikinnya :) berhubung di kulkas ada sosis dan nugget yg gak ke pake. Saya balut aja pake adonan pergedel.. Hasilnya TOPP!! Haha Tp pas gorengnya harus api sedang, biar bener2 masak kedalam. Anyway thanks resepnya. *ini nyiapinnya sebentar bgt! Cuma 30menit.

Woi Michael koki handal juga nich ;-). Kreatif banget tuch idenya pakai sosis dan nugget, yakin pasti lebih mikmat rasanya! Terima Kasih juga sudah sharing ide menarik di sini, patut dicoba nich. Salam...Endang


  |  2015-09-06 21:56:20

denia from Jerman says:

mbak, kalau aku di sini pakenya jenis kentang mehligkochend bukan yg festkochend, jadinya si kentangnya nyatu mbak, tips aja hihi :)

Thx untuk tipsnya Denia. Memang betul itu ;-). Dari pengalaman setelah try error kentang "festkochend" emang cuma cocok untuk salat. Tapi sayangnya tipe mehligkochend ini jarang ada di discounter ya, adanya cuma di supermarket besar tertentu ;-). Salam..Endang


  |  2015-09-23 19:02:23

Idham Hakimi from Kemaman says:

Merica tu apa?

Merica itu sama dengan lada Bos. Masak belum pernah dengar? Padahal merica itu bahasa Indonesia baku lho. Saya ambil istilah merica karena kalau lada takutnya menyesatkan untuk masyarakat tertentu. Soalnya di beberapa daerah cabe juga dibilang lada atau lado. Contohnya di Minang Sambal Cabe dibilang Sambal Lado. Atau di Makassar ada makanan Topa Lada meskipun bumbunya pakai cabe bukan merica. Semoga penjelasan saya mencerahkan. Salam...Endang


  |  2015-10-12 20:42:33

titi from solo says:

mba endang ni makanan favorit kuuu... jadi inget bikinan Alm. ibu paling enak :(

Tak ada masakan seenak masakan Ibu..Titi. Ya tinggal bikin sekaligus bernostalgia. Ibu pasti bangga kalau masakan beliau diwarisi oleh anak cucu, iya nggak?. Salam...Endang


  |  2016-06-08 21:44:08

Nissa Setyawan from cibubur - kota wisata says:

puasa gini paling enak mantengin resep mba endang.. krna lengkap resepnya ada takaran garem, gula blabla.. jdi ga keasinan & ga hambar.. thanks mba endang.. yumiiie guaranted!! gbu mba endang

Ha ha...tapi matenginnya jangan lama2 Nissa apalagi siang hari bisa bikin ngiler ....bisa2 puasa batal tuch ;-). GBU too Nissa. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bersama Keluarga. Ayo bikin menu Ramadhan yg variatif biar tambah semangat puasanya ;-) . Salam...Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari