Lapis Pengantin

Bahan:

  1. 250 gr tepung tapioka
  2. 100 gr tepung beras yang baru digiling atau tepung sediaan jadi
  3. 800 ml santan sedang (bisa diganti dengan 400 santan kaleng dicampur dengan 400 ml air)
  4. 250 gr gula pasir dari tebu atau 300 gr gula pasir dari bit
  5. 50 gr bubuk coklat yang agak gelap
  6. 1 sdt vanili
  7. 1 sdt garam
Bahan Lapis Pengantin
Lapis Pengantin Step 1
Lapis Pengantin Step 2
Lapis Pengantin Step 3
Lapis Pengantin Step 4
Lapis Pengantin Step 5
Lapis Pengantin Step 6
Lapis Pengantin Step 7
Lapis Pengantin Step 8
Lapis Pengantin Step 9
Lapis Pengantin Step 10
Lapis Pengantin Step 11
Lapis Pengantin Step 12
Lapis Pengantin

Lapis Pengantin

Asal: Jawa

Sumber: Dari berbagai sumber..

Catatan & Tips!!

Terus terang saya tidak tahu mengapa jajanan pasar ini dinamakan Lapis Pengantin. Muangkin biasa dihidangkan saat pesta perkawinan atau mungkin istilah pengantin berasal dari lapis yang terdiri dari sepasang/dua macam warna yang dicetak berselang seling. Mungkin ada pembaca yang lebih tahu :-). O ya jajanan ini punya nama lain Kue Lapis Kanji dan di Betawi disebut Kue Pepe.

Sebenarnya tak ada resep standar untuk membuat Lapis, bahanpun bisa anda variasi sesuai selera dan ketersediaan. Kue Lapis bisa dibuat dari tepung ketan, tepung beras seperti pada resep yang sudah saya posting sebelumnya yaitu Lapis Beras, tepung tapioka/kanji bahkan tepung terigu. Umumnya bahan merupakan mix-match atau gabungan keduanya.

Setelah saya riset dari berbagai sumber, Lapis Pengantin ini umumnya bahan utama atau yang lebih dominan yaitu tepung tapioka. Jadi kalau dibanding Lapis Beras, tentu teksturnya lebih elastis dan kenyil-kenyil kaa orang jawa. Saat dinginpun konsistensi lebih padat dan keras dibanding Lapis beras sehingga mudah dipotong dan tidak mudah hancur.

Catatan & Tips: 1. Paduan warna bisa anda pilih sesuai selera misal : putih hijau, putih merah, hijau merah dll. dalam resep ini saya pakai warna putih dan coklat dari bubuk coklat gelap/dark chocolate powder.

2. Pastikan anda punya waktu yang cukup, karena membuat Kue Lapis butuh kesabaran dan waktu yang panjang untuk mengukus dan menunggu lapis demi lapis. Dan semakin encer adonan, semakin lama waktu pembuatan. Menyantapnya memang enak tapi untuk membuatnya anda harus siap menjadi budak kompor ;-). Total resep ini memerlukan waktu 1.5 jam.

3. Bagi anda yang tinggal di LN dan tidak punya dandang khusus untuk mengukus, silahkan disiasati dengan alat yang ada seperti yang saya praktekkan di resep ini. Saya pakai wajan cekung yang besar dan bawahnya saya ganjal saringan. Kalau bisa usahakan tutup bisa menutup panci/wajan yang berisi loyang sehingga proses pemanasan lebih cepat.

Cara Membuat:

  1. Campur tepung tapioka dan tepung beras di dalam wadah mangkok atau baskom yang agak besar.
  2. Masukkan gula pasir dan vanili, aduk semua hingga rata.
  3. Tuangi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang halus dan rata.
  4. Beri garam, aduk rata kemudian cicipi. Jika perlu tambahkan gula pasir sesuai selera.
  5. (Catatan: Gula pasir dari bit tidak semanis gula pasir dari tebu, tambahkan gula sesuai selera anda jika anda memakai gula bit)
  6. Bagi adonan ke dalam 2 wadah atau gelas pengukur. Biarkan satu adonan berwarna putih.
  7. Beri 1 adonan yang lain dengan bubuk coklat atau warna lain yang anda pakai, aduk hingga menjadi adonan yang licin dan warna merata.
  8. Panaskan air cukup banyak dalam panci yang cukup besar atau dandang pengukus dengan api besar hingga mendidih dan mengeluarkan uap.
  9. Siapkan loyang atau wadah plastik tahan panas dengan ukuran minimum 18x18x8cm, olesi setiap dindingnya dengan minyak sayur.
  10. (Alasi bagian bawah dengan plastik supaya lapis lebih mudah dilepas atau mencegah goresan jika anda mengiris langsung dari loyang).
  11. Panaskan loyang atau wadah plastik yang sudah disiapkan sebelumnya dalam panci pengukus sampai panas. (kurang lebih 5 menit)
  12. Turunkan suhu kompor ke suhu sedang supaya tekstur lapis tidak berongga-rongga atau pecah karena panas yang terlalu tinggi.
  13. Tuang 100 ml adonan berwarna coklat, tutup panci, kukus selama 5 menit.
  14. Tuang di atasnya adonan berwarna putih, kukus selama 5 menit.
  15. Lakukan langkah yang sama berulang-ulang sampai adonan habis.
  16. (Anda juga bisa memakai ukuran sendok sayur atau lihat saat adonan dituangkan dan menutupi semua permukaan berarti jumlahnya cukup. Yang penting jumlahnya sama untuk setiap lapisan).
  17. Terakhir setelah bagian paling atas padat, kukus lagi selama 20 menit. Angkat dan dinginkan.
  18. Keluarkan dari loyang atau wadah plastik, potong2 sesuai selera.

Catatan Tambahan:

  1. Kalau satu resep kebanyakan, silahkan pakai takaran setengah resep saja, khusus untuk anda yang ingin mencoba untuk pertama kali atau tak punya banyak waktu. Pakai ukuran loyang atau wadah plastik yang lebih kecil.
  2. Proses mengukus menyebabkan air menguap lebih cepat. Periksa dan tambahkan air mendidih secukupnya jika jumlahnya mulai menyusut.
  3. Kalau anda malas menuang berkali-kali ya silahkan tuang larutan agak banyak, tapi proses pengukusan tiap lapisan menjadi lebih lama. Jumlah lapisan berkurang tapi bisa anda tinggal untuk pekerjaan lain ;-)



Reviews & Comments

Write your own review:

Your rating:

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2019 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!