Wajik

Bahan untuk 20 potong:

  1. 500 gr ketan putih, rendam dalam air minimal 3 jam
  2. 200 gr gula merah (paling enak pakai gula kelapa atau aren bukan gula dari tebu)
  3. 200 gr gula pasir (tambah jika perlu)
  4. 150 ml santan sangat kental dari 1 butir kelapa
  5. 1/2 sdt garam atau secukupnya
  6. 250 air untuk merebus gula
  7. 2 batang daun pandan
Bahan Wajik
Ketan Kukus Setengah Matang
Air Untuk Ketan
Ketan Setengah Matang
Gula Merah Untuk Wajik
Larutan Gula Untuk Wajik
Santan Untuk Wajik
Ketan Matang
Membuat Wajik
Mengaduk Wajik
Loyang Untuk Wajik
Meratakan Wajik
 Wajik

Wajik

Asal: Jawa Tengah dan Jawa Timur

Sumber: Nenek Saya

Catatan...!!

Wajik, salah satu kue tradisional jawa yang sudah sangat memasyarakat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di desa saya, kue basah ini menjadi menu wajib acara hajatan mulai dari hajat pengantin, sunatan, bancakan, kendurian dll. Dulu saya sampai bosan bin mblenger lihat makanan satu ini, apalagi kalau musim hajat pengantin.

Belum lagi seringnya lihat nenek saya bikin untuk tetangga pas acara selametan...waduh wajik lagi...wajik lagi he he. Sekarang hidup di rantau nggak ada acara kendurian agak kangen juga, jadi saya tanya dan korek2 resep dari nenek saya sebelum dia sendiri lupa dan tidak terinventarisasi :-)

Catatan: Ini resep wajik kampung asli yang bikinnya memang agak njlimet terdiri dari beberapa step. Jumlah saya kurangi cukup untuk konsumsi keluarga (20 potong) bukan untuk acara selamatan. Kalau anda mau bikin banyak yang silahkan dibanyakin proporsinya. Bikin sekali-kali saja untuk mengobati kangen biar gak bosan..;-)

Cara Membuat:

  1. Rendam ketan dalam air dingin minimal 3 jam sebelum dimasak. Buang air rendaman, cuci bersih dan tiriskan.
  2. Kukus ketan selama 15 menit hingga setengah matang ditandai dengan warna ketan yang sudah berubah dari putih susu menjadi transparan.
  3. Angkat dari kompor, tambahkan air hangat secukupnya ke dalam ketan setengah matang, kemudian aduk2 pakai garpu sehingga ketan tidak lagi menggumpal.
  4. Kukus lagi ketan hingga benar2 matang (kurang lebih 15 menit). Sisihkan.
  5. Sisir gula merah, masukkan panci. Tambahkan 250 ml air dingin, garam dan daun pandan.
  6. Didihkan larutan gula sambil sesekali diaduk hingga jumlahnya menyusut menjadi setengahnya dan treksturnya mengental menyerupai sirup. (kurang lebih 15 menit)
  7. Tambahkan santan kental ke dalam sirup gula dan teruskan memasak hingga larutan mengental dan berminyak. Angkat dari api.
  8. Saring dan campurkan sirop gula ke dalam ketan matang di dalam wajan cekung yang agak besar. Aduk dengan sendok kayu hingga rata.
  9. Panaskan wajik dengan suhu kecil sambil diaduk terus menerus hingga adonan tanak, mengeras dan teksturnya lengket. (kurang lebih 10 menit).
  10. Cicipi, jika perlu tambahkan gula pasir secukupnya jika rasanya belum sesuai dengan selera anda. Aduk2 kembali hingga rata. Angkat dari api.
  11. (Tambahkan gula pasir selagi wajik dalam proses pemanasan, penambahan tanpa pemanasan akan menyebabkan wajik terlalu lunak dan lembek karena gula mengandung air)
  12. Siapkan loyang, pyrex atau tapper ware, olesi dengan sedikit minyak. Alasi dengan kertas roti jika perlu.
  13. Tuang wajik ke dalam wadah yang sudah disiapkan, tekan2 dan ratakan. Biarkan dingin. (pakai selembar plastik untuk menekan jika wajik terlalu lengket).
  14. Potong2 dengan bentuk sesuai selera, jika perlu bungkus setiap potong dengan plastik supaya tidak lengket satu sama lain. Hidangkan.

Catatan:

  1. Jumlah gula pasir mungkin bervariasi tergantung jenis dan kadar kemanisan gula yang anda pakai.
  2. Wajik sebenarnya sudah bisa anda konsumsi tanpa pemanasan karena sudah matang, tetapi pemanasan membuat wajik lebih tanak dan tidak mudah bau.
  3. Alat yang paling baik untuk membentuk dan mengiris wajik yang cenderung lengket adalah peralatan yang terbuat dari plastik. Di resep ini saya ratakan dan iris memakai spatula plastik tipis, belinya di toko alat bangunan :-)






Reviews & Comments


  |  2016-01-19 19:39:41

Mita from Rotterdam says:

cant wait to try this... love your web mbak lestari. especially the step by step photonya. Salam kenal.

Hallo Mita..Salam Kenal Kembali ;-) . Ayo silahkan dieksplorasi resep2 dari kampung halaman siapa tahu ada yang cocok selain Wajik. Saya yakin di Belanda gak susah cari makanan Indonesia tapi bikin sendiri lebih puas dech ;-). Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam Hangat dari tetangga ;-)....Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari