Tum Ayam

Bahan:

  1. 600 gr fillet ayam, cuci bersih, iris bentuk panjang tipis.
  2. 2 buah bawang merah, cincang halus
  3. 2 siung bawang putih, cincang halus
  4. 1 - 2 cabe merah, iris halus
  5. 6 lembar daun salam
  6. 2 sdt asam jawa, larutkan dengan 3 sdm air
  7. 150 ml santan sangat kental
  8. 6 lembar daun pisang ukuran 30x25 cm untuk membungkus

Bumbu Halus:

  1. 5 butir bawang merah
  2. 3 siung bawang putih
  3. 2 buah cabai merah, buang biji jika tak suka pedas
  4. 4 butir kemiri, cincang kasar
  5. 1 buah serai, ambil bagian putihnya, cincang halus
  6. 2 cm jahe
  7. 2 cm kencur atau 2 sdt kencur bubuk
  8. 2 cm kunyit atau 2 sdt kunyit bubuk
  9. 2 sdt ketumbar bubuk
  10. 1/2 sdt merica bubuk
  11. 1 1/2 sdt gula merah atau sesuai selera
  12. 1 sdt garam atau sesuai selera
  13. 4 sdm minyak goreng atau secukupnya
Bahan Tum Ayam
Bahan Tum Ayam
Bumbu Tumis Tum Ayam
Bumbu Tumis Tum Ayam
Bumbu Tumis Tum Ayam
Bumbu Tumis Tum Ayam
Bumbu Tumis Tum Ayam
Bahan Tum Ayam
Bahan Tum Ayam
Masak Tum Ayam
Masak Tum Ayam
Masak Tum Ayam
BungkusanTum
Memasak Tum Ayam
Tum Ayam

Tum Ayam

Asal: Bali

Sumber: Kumpulan Resep Nusantara

Catatan..

Ini dia masakan khas dari pulau Dewata : Tum Ayam. Mirip Pepes ayam dari Jawa tapi memakai santan & bumbu komplit khas Bali. Perlu pernak-pernik dan kesabaran untuk memasak Tum tapi kesabaran anda tak akan mengecewakan. Rasanya hhhhmm.....paduan antara sedikit pedas, gurih dan sedap ;-).

Bagi anda yang tinggal di LN dan susah untuk mendapatkan daun pisang, jangan berkecil hati. Anda bisa menggantinya dengan Aluminium Foil. Cara ini sudah sering saya coba kalau daun pisang tak tersedia di Toko Asia. Meski aroma daun pisang tak bisa anda nikmati tapi cita rasa masakan di dalamnya tak akan berbeda, OK?? Selamat mencoba.

Tips : Jika anda tidak suka ayam, bahan bisa diganti dengan daging, namanya menjadi Tum Daging. KHusus bagi anda yang ingin mengurangi kolesterol dan menghindari pemakaian santan, silahkan mencoba versi yang lebih sederhana dan tanpa santan yaitu Cakep Ayam. Rasanya juga tak kalah sedap ;-).

Cara Membuat:

  1. Cuci filet ayam, potong-potong bentuk tipis panjang. Taruh ke dalam baskom atau mangkok yang agak besar. Sisihkan.
  2. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender. Jika perlu tambahkan sedikit minyak goreng untuk mempermudah proses penghancuran. Sisihkan.
  3. Siapkan bawang merah cincang, bawang putih cincang dan cabe merah iris. Sisihkan.
  4. Panaskan 5 sdm minyak goreng, tumis bawang merah dan bawang putih cincang sampai berwarna kecoklatan. Tiriskan.
  5. Tumis bumbu halus dengan api sedang sambil diaduk-aduk matang dan berbau harum. ( kurang lebih 5 - 10 menit)
  6. Masukkan bumbu halus dan bumbu cincang goreng ke dalam potongan filet ayam, aduk-aduk hingga tercampur rata.
  7. Tambahkan air asam dan santan, aduk kembali hingga rata.
  8. Cicipi bumbu, jika perlu tambahkan garam dan gula sesuai selera.
  9. (Langkah ini perlu anda lakukan supaya rasanya tidak hambar setelah dikukus dan tidak bisa lagi dikoreksi).
  10. Bagi adonan kira2 menjadi 6 bagian yang sama.
  11. Siapkan sepotong daun pisang*. Letakkan 1 lembar daun salam, taruh campuran ayam di tengah2 daun pisang.
  12. Bungkus bentuk tum dengan langkah2 sesuai dalam gambar, semat dengan lidi. ( Gunakan stapler jika lidi tak ada ).
  13. Kukus selama 30 menit (sejak air mendidih dan keluar uap) hingga ayam matang.

Tips:

  1. Daun pisang segar sangat rentan dan mudah sobek pada saat kita lipat. Untuk itu sebaiknya daun pisang dilemaskan dulu sebelum dipakai. Ada 2 cara yang anda bisa pakai, terserah cara mana yang mudah menurut anda.
  2. 1. Rendam daun pisang dalam air panas kurang lebih 3 menit sampai daun layu dan warna agak berubah, kemudian keringkan dengan lap pembersih atau tissue dapur.
  3. 2. Panaskan di atas dandang yang berisi air mendidih yang anda siapkan sebelumnya untuk mengukus.
  4. 3. Hati2 jika anda memakai sediaan daun pisang yang sudah dibekukan karena daun jenis ini banyak yang robek atau bocor.






Reviews & Comments


  |  2015-03-18 22:39:28

Juliana from Deggendorf says:

Habis makan ini di rumah vera, trus ngubek2 blog mbak Endang. hahahhaha :-) udah bikin, alamak bumbunya banyak amat yaks.. Alhamdulilah enak, mantep, mertua juga doyan tips dong mbak, biar daun pisang ga pecah /bolong2 gitu piye? padahal udah kurebus sebelumnya. klo pake alufolie kurang aromanya suwun mbak Endang

Juli, asumsi saya Juli pakai daun pisang yang sudah dibekukan ya alias frozen banana blätter. Kalau itu memang seringnya sudha robek-rebek mau direndam atau direbus gak ngaruh. Tapi kalau Juli pakai sediaan segar dan bentuknya masih mulus, setelah direndam air mendidih gak bakalan sobel atau bocor. Jadi saran saya beli yang sediaan segar, OK?? Salam...Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari