Tahu Berontak

Bahan untuk 16 buah:

  1. 8 buah tahu pong atau 2 buah tahu putih (400gr), potong2 ukuran 2x4x5cm
  2. 1 liter minyak goreng

Bahan Isi:

  1. 150 gr udang kupas, cincang (silahkan ganti dengan filet ayam atau 2 buah telur diorak-arik)
  2. 150 gr wortel, iris bentuk korek api/julienne strips
  3. 150 gr kol ( ganti dgn sawi putih jika tak ada), rajang halus
  4. 150 gr taoge, buang akar
  5. 2 batang daun bawang, iris halus
  6. isi tahu yang dikerok dari tahu goreng

Bumbu Isi:

  1. 3 butir/30 gr bawang merah (masukkan terakhir, ulek kasar)
  2. 3 siung/9 gr bawang putih
  3. 1 sdt merica
  4. 1.5 sdt bubuk kaldu
  5. 1 sdt garam atau sesuai selera

Bahan Pencelup:

  1. 100 gr tepung beras
  2. 30 gr/2 sdm munjung tepung tapioka atau tepung terigu
  3. 1 butir telur ukuran sedang
  4. 125 ml air dingin
  5. 1 sdt garam

Bumbu Halus Untuk Bahan Pencelup:

  1. 3 butir kemiri
  2. 2 siung/6 gr bawang putih
  3. 1/2 sdt ketumbar bubuk
  4. 1 sdt garam atau sesuai selera
Bahan Tahu Berontak
Tahu Potong Digoreng
Tahu Dikerok
Bumbu Halus Tahu Berontak
Racikan Tahu Berontak
Tumis Bumbu Tahu Berontak
Sayuran Untuk Tahu Berontak
Isi Tahu Kerokan
Telur Tahu Berontak
Mengisi Tahu Berontak
Tahu Berontak Terisi
Bumbu Pencelup Tahu Berontak
Racikan Pencelup Tahu Berontak
Air Untuk Pencelup
Mencelup Tahu Berontak
Menggoreng Tahu Berontak
Meniriskan Tahu Berontak
Tahu Berontak

Tahu Berontak

Asal: Wonosobo - Jawa Tengah

Sumber: Resep Keluarga

Catatan!

Meski aslinya Tahu Berontak berasal dari Wonosobo, camilan tradisional ini juga dikenal luas di Indonesia dengan berbagai nama lain misalnya : Tahu Isi, Tahu Susur, Tahu Sumbat dan masih banyak lagi. Searah dengan perkembangan nama, isi atau topping juga bervariasi dari daerah ke daerah lain dan tergantung selera yang membuat ;-)

Di daerah asalnya di Wonosobo, sajian ini umumnya diisi dengan udang dan rebung cincang. Waktu saya masih bekerja di Batam, penjual gorengan di sana rata2 menjual Tahu Isi murni vegetarian alias sayur doang mungkin biar irit ha ha ha. Di resep ini selain sayuran saya tambah telur orak-arik, jadi toppingnya sekaligus rasanya memang mirip orak-arik telur. Praktis kalau malas menggoreng semua bisa langsung disantap untuk lauk orak arik telur ;-). Silahkan isi sesuai dengan selera masing2.

Catatan: Jika memungkinkan, memakai sediaan tahu goreng lebih praktis, tinggal kerok isinya dan campurkan ke dalam isi. Kalau tidak ada yang silahkan memakai tahu putih mentah dan digoreng sendiri. Jangan kuatir, hasilnya juga tetap enak. Selamat Mencoba dan Semoga Sukses. Sabar ya soalnya banyak pernak-pernik bikinnya ;-).

Adonan dari tepung beras menghasilkan kulit yang agak keras dan kemripik. Jika anda ingin adonan yang agak lembut tukar saja tepungnya dengan paduan 100 gr tepung terigu dan 30 gr tepung beras atau tepung kanji. Dengan catatan, kulit dari tepung terigu mudah lemas atau lembek begitu dingin.

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak agak banyak, lumuri tahu dengan garam dan goreng hingga kering berwarna kekuningan.
  2. Tunggu sampai tahu tidak terlalu panas untuk dipegang, iris tahu secara diagonal.
  3. Keluarkan atau kerok isi tahu dengan sendok. Lakukan sampai habis. Remas2 hasil kerokan hingga berbutir, sisihkan.
  4. (Kerok tahu selagi masih hangat karena tahu yang dingin akan mengeras dan susah dikerok, bahkan bisa menyebabkan kulit sobek).

  1. Isi: Siapkan semua bahan topping, iris2 atau cincang bahan sampai semua siap dimasak.
  2. Bumbu Halus untuk Isi: Ulek bawang putih, merica, garam hingga halus. Tambahkan bawang merah terakhir, ulek kasar. Sisihkan.
  3. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus dengan api sedang hingga matang dan berbau harum.
  4. Jika anda memakai udang atau filet ayam, masukkan bahan tersebut terlebih dahulu, aduk2 hingga berubah warna.
  5. Selanjutnya masukan bahan sayuran mulai yang berbahan keras, wortel, kol, taoge dan terakhir daun bawang. Aduk2 hingga semua sayuran hampir matang.
  6. Sisihkan bahan sayuran ke tepi wajan, masukkan telur dan langsung dibuat orak-arik (jika anda memakai telur).
  7. Tambahkan bubuk kaldu, aduk rata. Cicipi, jika perlu tambahkan garam dan sedikit gula pasir. Matikan api.
  8. Masukkan bahan isi ke dalam tahu yang sudah dilubangi/dikerok dengan sendok, jika perlu tekan2 supaya rapat. Sisihkan.

  1. Bumbu Halus Untuk Bahan Pencelup: Ulek kemiri, bawang putih, ketumbar dan garam hingga halus.
  2. Masukkan tepung beras dan tepung kanji atau tepung terigu ke dalam mangkok yang agak besar.
  3. Masukkan satu telur dan bumbu halus untuk pencelup. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang halus dan tidak berbutir.
  4. Cicipi hingga rasa asin bernar2 pas ( Langkah ini perlu karena jika kulit tahu terasa hambar tidak bisa dikoreksi setelah digoreng).
  5. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api antara sedang-besar.
  6. Celupkan tahu isi ke dalam adonan tepung, goreng dengan sampai matang dan kering ( kontrol api jika terlalu panas).
  7. Angkat dan tiriskan. Hidangkan hangat dengan cabe rawit atau saos cabai.






Reviews & Comments


  |  2015-07-22 18:30:16

Richa from Surabaya says:

klo saya malah lbih suka kulit yg lemas, mbak. tahunya ga pake digoreng dulu. kulitnya terigu doang. nih tahu isi emg fleksibel. dibikin camilan bisa. dipake lauk jg bisa, nasi anget plus cabe :)

Richa ...ha ha..gak sabar ya pakai acara goreng-goreng 2 kali. Memang ada yang tahunya mentah trus dilumuri terigu langsung digoreng kayak di abang penjual gorengan itu. Memang variasi tersebut juga lebih praktis dan efisien apalagi kalau mau jualan, kalau kayak resep ini kapan jualannya ha ha ;-)


  |  2015-07-23 22:51:27

Richa from Surabaya says:

penjual d sini tahunya emg digoreng dulu mbak sblm ditepungin. jadi klo uda dingin gak makin lemes. malah ada lohh yg minyaknya dikasih kantung plastik leleh spy tetap renyah. ngeri euuyyy..

Waduh Sist kalau kita tahu trik2 dari penjual makanan supaya bentuknya cantik, renyah, awet dll memang bikin ngeri dech. Banyak contohnya : Dawet biar tahan kenyal dicampur tawas, bakso dan mie biar awet dikasih formalin, itu kantung plastik baru dengar saya. Thx infonya. Makanya kalau gak terpaksa lebih baik bikin sendiri dech, tul nggak ? ;-). Selamat Berakhir Pekan.. Salam...Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari