Semur Daging

Bahan:

  1. 500 gr daging sapi has dalam atau minute steak
  2. 5 buah/50 gr bawang merah, iris halus
  3. 2 siung/6 gr bawang putih, iris halus
  4. 1 batang/5 cm kayu manis
  5. 2 butir cengkeh
  6. 4 sdm kecap manis
  7. 1 sdt bubuk kaldu
  8. 1/4 sdt pala bubuk
  9. 1 buah tomat, belah menjadi 6 bagian
  10. 1 sdt garam atau sesuai selera
  11. 1 sdt gula pasir atau sesuai selera
  12. air mendidih/panas secukupnya ( kurang lebih 500 ml)
  13. 2 sdm margarine untuk menumis

Bumbu Halus untuk Marinade:

  1. 2 siung bawang putih
  2. 2 cm/10 gr jahe
  3. 1/2 sdt merica bubuk

Bahan Taburan:

  1. 2 sdm bawang merah goreng
Bahan Semur Daging
Marinade Semur Daging
Daging Semur Dipotong
Daging Semur Dimarinade
Bumbu Iris Semur
Bawang Putih Tumis
Bawang Merah Tumis
Daging Untuk Semur
Air Panas Untuk Semur
Kecap Untuk Semur
Kayu Manis Cengkeh
Tomat Untuk Semur Daging
Semur Daging

Semur Daging

Asal: Indonesia dengan pengaruh kuliner Belanda

Sumber: Adaptasi dari buku Aneka Masakan Daging, Editor Megarasa

Catatan!

Semur Daging, salah satu masakan favorit keluarga kami. Bikinnya gampang dan rasanya enak. Bisa disantap dengan kentang dan salad sayuran tapi sebagai orang Indonesia saya lebih suka menyantapnya dengan nasi ;-). Sudah berbagai resep saya coba, menurut saya resep ini yang paling pas.

Semur berasal dari bahasa Belanda yaitu "Smoor" yang berarti masakan itu telah direbus dengan tomat dan bawang secara perlahan-lahan. "Smoor" dalam bahasa Belanda juga berarti braising atau teknik masak dengan cara merebus lama dengan api kecil hingga daging empuk.

Di Indonesia semur adalah hidangan daging rebus yang diolah dalam kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan cengkeh. Kecap manis yang terbuat dari kedelai hitam adalah bahan paling penting dalam proses pembuatan semur karena berfungsi untuk menguatkan cita rasa, namun harus tetap terasa menyatu harmonis dengan bahan-bahan lainnya. Selain berbahan utama daging sapi dan kentang, semur juga berdiri dari bermacam-macam variasi dalam penyajiannya, seperti penambahan tahu, tempe, telur, ikan, dan bahan lain-lain sesuai dengan selera masyarakat di daerah masing-masing. ( Sumber : Wikipedia )

Tips : Untuk resep ini usahakan memakai daging has dalam yang mudah empuk supaya proses memasak tidak terlalu lama dan daging juga tidak alot.

Cara Membuat:

  1. Potong-potong daging ukuran persegi panjang/melebar tipis.
  2. Tusuk2 daging dengan garpu supaya bentuknya tetap rata/tidak menggulung saat dimasak. Sisihkan.
  3. Bumbu Marinade: Ulek bawang putih, jahe dan merica hingga halus, lalu lumuri irisan daging dengan bumbu halus hingga rata.
  4. Diamkan selama 10 menit agar bumbu meresap.
  5. Panaskan margarine, tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang merah.
  6. Aduk sampai layu lalu masukkan daging sambil diaduk-aduk.
  7. Setelah daging berubah warna, masukkan air panas *** secukupnya sampai daging terendam.
  8. Tambahkan kecap manis, bubuk kaldu, kayu manis, cengkeh dan pala bubuk. Tambahkan merica sesuai selera.
  9. Masak sampai mendidih kemudian masak dengan api kecil selama 20 menit hingga daging empuk dan kuah menyusut.
  10. Cicipi, jika perlu tambahkan garam atau gula pasir sesuai selera.
  11. Terakhir tambahkan tomat, masak sebentar hingga tomat layu.
  12. Angkat dan hidangkan panas dengan taburan bawang merah goreng.

Catatan:

  1. *** Masukkan air mendidih/panas ke daging supaya sari daging terkunci dan terasa lebih gurih.







Reviews & Comments


  |  2014-07-03 17:39:48

olga from tangerang says:

Mantaaap

Hallo Olga. Selamat ya. Yang barusan nyoba pasti koki bertangan dingin nich sekali nyoba hasilnya langsung Mantaaap ;-). Ayo silahkan dicoba resep2 yang lain. Salam...Endang


  |  2015-05-18 17:59:17

Yola from Bekasi says:

Mba Endang, ini sudah bbrp kali coba resep mba dan suka. Indikator keberhasilannya anak saya lahap hap sekali makannya. ^_^ berhubung yg tersedia di kulkas adalah hati ayam yg sudah direbus, saya ganti itu aja. Dicampur satu buah kentang pengganti karbo. Maju terus masakan Indonesia. Hihi..

Woo....benar2 istri dan ibu teladan nich. Yola bertangan dingin meski baru coba-coba semua masakannya langsung jadi favorit keluarga. Hebat ooi !! Setuju anak jadi indikator, soalnya anak2 masih lugu dan jujur. Kalau orang dewasa kadang masih sungkan dan tetap makan meski masakan ngalor ngidul ha ha :-). Keep Cooking Sista...I'm proud of you too! Salam...Endang


  |  2015-07-01 18:46:54

martha from slipi says:

trims resepnya ya..anakku bilang masakan mama eeenaaakkkk....(pdhal nyontek resep mbak endang...he..he..)

Selamat Martha. Saya setuju dengan si Kecil, mereka jujur kalau enak bilang enak dan sebaliknya. Kalau masalah nyontek sayapun juga nyontek dari Narasumber tapi hasil akhir tergantung kita sendiri yang masak ;-). Selamat.. Martha bertangan dingin nich masakannya langsung enak. Ayo silahkan coba resep2 yang lain siapa tahu disukai si Kecil. Salam...Endang


  |  2015-07-15 17:57:33

Ira Irawan from Jakarta says:

Tks ya resepnya ....enak sekali inget semasa kecil dimasakkin ibuku semur. Hanya senalam aku buatnya terlalu encer jadi spt selat solo...tapi tetep enak ko

Hallo Ira....Selamat Ya semurnya sukses. Masalah keenceran tergantung selera yang masak dan tergantung wajan yang dipakai sampai berapa air yang diperlukan sampai daging tenggelam. Ayo silahkan lihat resep2 yang lain siapa tahu nemu resep kesayangan dari Ibunda lagi ;-). Salam...Endang


  |  2016-07-05 18:51:16

sylvia from cileungsi says:

Makasih resep'a mba endang, anak sy bilang empuk dan enuaakk .. skali makan smpe 3 potong, buat'a juga ngga ribed dan lama jadi bsa untuk sahur.

Ini memang resep kalau lagi males masak yang ribet2 Syvia ;-). Selamat buat Mama teladan!! Keep Cooking Sista ;-). Terima Kasih juga sudah mondar-mandir dan uji nyali ;-) Salam...Endang


  |  2016-11-28 08:37:14

Fransisca Anetzeder from Germany says:

Hai mb Endang, Klo pake daging yg buat Goulash gmn mba?biar lbh tebel...Brati masak nya lbh lama ya? biar empuk.. Dankeschön




  |  2016-11-28 22:36:27

Fransisca Anetzeder from Germany says:

Hau lagi mb endang, Sorry kelupaan nanya...Klo kayu manis itu bhs Jermannya kan Zimt ya?klo cengkeh,Nelken? Klo sy pake Zimt&Nelken nya bubuk,brp sendok teh ya kira2? Makasiiii infonya

Hallo Sisca, apa khabar? Semoga baik2 dan masih rajin masak gak kayak saya ha ha ;-). Terus terang saya belum pernah pakai goulash takutnya alot ntar. Saya pakai goulash kl bikin rendang Non. Tapi coba aja dech, tolong laporan hasilnya ya apa bisa empuk atau gatot? Kl pakai bubuk cengkeh, pakai seujung pisau saja setara dgn butir itu. Kebanyakan cengkeh gak enak ntar semurnya rasa rokok kretek ;-). Kalau bubuk kayu manisnya agak banyak sekitar 1/2 sdt gitu lah. OK selamat mencoba semoga sukses. Salam....Endang


  |  2016-12-05 20:57:23

Fransisca Anetzeder from Deutschland says:

Haiii mb Endang, Sy jd masak pake daging Gulash,tp masak ya lamaaaa bgt,biar empuk.Cm mnrt sy kok lebih enak wkt dimakan besok hari nya ya...Bumbu lbh meresap. Makasiii resep nya ya,mba Endang

Sisca....jadi rawon semur dong diendapkan semalam lebih enak ha ha ;-). Berarti bisa ya pakai daging goulash cuman lebih lama masaknya. Telaten banget Non :-). Anyway Terima Kasih juga untuk inputnya. LG....Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari