Rempeyek

Bahan:

  1. 300 gr tepung beras
  2. 4 sdm/20 gr tepung tapioka/kanji
  3. 1 butir telur
  4. 7-10 lembar daun jeruk purut, iris halus (untuk menambah aroma)
  5. 1/2 sdt soda kue/baking soda/natron atau 1 sdm air kapur sirih (supaya rempeyek tahan renyah)
  6. 450-500 ml santan encer
  7. 100 gr kacang tanah atau secukupnya
  8. 50 gr teri atau 25 gr teri nasi
  9. Minyak untuk menggoreng secukupnya (kurang lebih 1 liter)

Bumbu Halus:

  1. 4 siung/12 gr bawang putih, 2 siung jika ukuran besar
  2. 5 butir kemiri
  3. 2 cm /5 gr kencur
  4. 1/2 cm kunyit atau ganti dengan 1/4 sdt kunyit bubuk
  5. 2 sdt ketumbar bubuk
  6. 3 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya
  7. 2 sdt garam atau sesuai selera
Bahan Rempeyek
Bahan Bumbu Rempeyek
Bumbu Rempeyek
Campuran Tepung Rempeyek
Bumbu Halus Rempeyek
Telur Untuk Rempeyek
Adonan Rempeyek
Daun Jeruk Untuk Rempeyek
Menyendok Adonan Rempeyek
Menggoreng Rempeyek1
Menggoreng Rempeyek2
Rempeyek Kacang Teri
Rempeyek

Rempeyek

Asal: Jawa

Sumber: Resep Keluarga

Catatan..

Rempeyek, camilan ringan yang menyerupai keripik ini adalah teman setia nasi pecel. Hampir di semua warung yang menjual nasi pecel umumnya menyediakan juga rempeyek. Bahkan di desa saya, pecel dan rempeyek merupakan hidangan satu paket yang tak terpisahkan ;-).

Meski kelihatan rumit, membuat rempeyek yang gurih dan renyah tidak susah. Kuncinya sederhana: Tambahkan telur dan soda kue/air kapur sirih pada adonan rempeyek. Ditanggung rempeyek akan renyah dan tahan lama atau tidak mudah melempem. Selain itu pakai santan encer supaya rempeyek benar2 garing saat digoreng dan tidak mudah lembek.

Tip: Topping atau isi rempeyek bisa anda variasi dengan bahan lain sesuai selera, misal dengan kacang ose atau kedelai hitam, kacang hijau dll. Jika anda memakai topping dari kacang2an kering, rendam kacang semalaman lalu tiriskan supaya kacang empuk dan layak untuk dikonsumsi ;-)

Cara Membuat:

  1. Haluskan bawang putih, kencur, kemiri, ketumbar, 3 lbr daun jeruk purut dan garam dengan cobek atau blender sampai halus.
  2. (Jika perlu tambahkan sedikit santan ke dalam blender untuk mempermudah proses penghancuran).
  3. Iris halus 7-10 lbr sisa daun jeruk purut. Sisihkan.
  4. Masukkan tepung beras, tepung tapioka, baking soda/air kapur sirih dan bumbu halus ke dalam mangkok atau wadah yang agak besar. Tambahkan telur, aduk rata.
  5. Tambahkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan yang halus dan rata. Cicipi, jika perlu tambahkan garam secukupnya.
  6. Masukkan irisan daun jeruk purut, aduk rata.
  7. Panaskan minyak goreng dalam wajan cekung anti lengket dengan panas antara sedang-tinggi.
  8. Test rasa adonan tepung dengan cara, ambil satu sendok makan adonan, goreng sampai matang dan mengapung di permukaan minyak. Cicipi apakah rasa asin sudah pas.
  9. (Trik ini perlu anda lakukan supaya rasa asinnya benar2 pas karena rasa adonan mentah lain dengan setelah digoreng).
  10. Jika rasa sudah pas, * ambil adonan dengan sendok cekung atau sendok sayur atau sendok nasi, taburi dengan bahan topping, ** tuang adonan dengan cepat di dinding wajan.
  11. Letakkan segera sutil di tengah2 rempeyek supaya rempeyek tidak menggulung sambil siram2 adonan di dinding wajan dengan minyak sampai rempeyek mengering dan terlepas.
  12. Pastikan rempeyek sudah dalam kondisi kering baru dibalik. Goreng sampai kedua sisi rempeyek benar2 matang merata dengan warna agak kecoklatan.
  13. Angkat dan tiriskan. Jika perlu taruh rempeyek di atas tissue dapur yang menyerap minyak.
  14. Tunggu sampai rempeyek benar2 dingin. Simpan dalam toples atau wadah yang kedap udara.

Catatan:

  1. * Tuang setiap kali sesendok adonan, langsung disiram-siram hingga rempeyek terlepas baru ambil adonan berikutnya supaya rempeyek tidak lengket dan menempel satu sama lain.
  2. ** Jika memungkinkan pakai wajan cekung yang besar dan cekungan tidak terlalu dalam, agar rempeyek bisa terbentuk rata (luas dan tipis) dan tidak terlalu berminyak. Saat digoreng ujung bagian atas harus menempel dengan wajan dan tidak boleh terendam dalam minyak goreng. Nanti ketika sedikit kering, adonan ini baru boleh ditenggelamkan.







Reviews & Comments


  |  2015-04-02 17:08:34

Richa from Surabaya says:

baking soda bisa diganti apa yaa? ga suka baunya, makanya ga pernah nyimpen :D

Kalau backing powder bisa diganti dengan paduan baking soda/soda kue plus cream of tartar. Tapi Baking soda sendiri tidak ada bahan penggantinya Richa. Silahkan pakai telur saja, biar rempeyek tidak terlalu keras. Cuma itu saran saya. Selamat Mencoba. Salam...Endang


  |  2015-05-03 22:32:04

fida from jember says:

Hai ..ketemu lagi. Baru kali iini bikin peyek sendiri. Hasilnya lumayan.. Haha tapi pas di goreng hasil yg dibawah ketebelan ???. Maklum biasanya dibuatin asisten RT yg sdh tua. Kali ini pengen buat sendiri. Thank You Resepnya .

Waduh orang Jakarta sekarang sibuk korek2 resepe wong jowo. Keep On Sista ha ha. Adonannya kekentalan kali atau nuangnya gak sabaran makanya ketebalan ;-). Biasa Fida masak pasti ada pernak-pernik cerita sekaligus pembelajaran. OK Selamat Menikmati Rempeyek. Thx juga sudah mampir lagi. Salam Hangat kriuk-kriuk...Endang


  |  2016-02-01 07:40:39

citra from stabat.langkat.sumut says:

Mba.klu untuk dijual bs tahan brp lama ya mba? Klu aku jual rp500 per potong,takaran ny +_sama sprti sndok ny mba.kira2 cocok gk mba?

Hallo Citra. Ya betul kira-kira 1 sendok untuk ukuran satu rempeyek. Tunggu rempeyek sampai benar-benar dingin baru dumasukkan wadah yang tertutup rapat. Dari pengalaman saya Rempeyek bisa tahan 2 minggu. Masalah harga saya kurang tahu jelas beda di tiap daerah tergantung seberapa mahal harga bahan pokok. Coba Citra hitung satu kilo jadi berapa rempeyek, kemudian hitung berapa harga semua bahan plus bahan bakar plus tenaga. Ntar bisa dikira-kira jatuh harganya berapa. Selamat Mencoba Semoga Berhasil. Salam...Endang


  |  2016-02-22 20:29:04

Ummu azra from KLU NTB says:

Mksh resepnya,bunda.

Sama-sama Ummu. Terima Kasih jgua sudah mampir ;-)


  |  2016-02-22 20:33:44

Ummu azra from KLU NTB says:

Mf,bunda.kok tdk ada pilihan u disimpan di fb?mksh.

Kalau lihat resep trus discroll alis dibaca sampai habis, di situ ada tool yang menghubungkan ke Facebook atau Fanpage Resep Indonesia. Tapi memang gak semua resep yang ada di website saya upload ke FB. Tapi di setiap resep yang saya upload kebanyakan akan ngelink kembali ke website, baru dari situ Ummu bisa mencari semua resep yang sudah saya posting. Semoga membantu. Salam...Endang


  |  2016-03-01 18:37:05

lina from pati jateng says:

maaf mba,,kenapaa yaa topingnya tidak langsung dicampur aja,,jd ga ribet gitu,,...hehe,,makasih

Hallo Lina. Memang secara teori praktis dan tidak ribet kalau langsung dicampur. Tapi pada prakteknya kalau kacang dicampur langsung dengan adonan nanti kacangnya jadi lembek karena menyerap air dan hasilnya rempeyek kurang renyah. itu alasanya kenapa kacang baru ditambahkan saat akan digoreng. Tapi kalau toppingnya teri medan mungkin bisa langsung dicampur. Silahkan dicoba. Semoga penjelasannya saya memberi pencerahan ;-). Salam...Endang


  |  2016-03-08 20:57:58

ira from malaysia says:

Trimakasih sudi bagi resipi

Sama-sama Ira. Ayo silakan dicoba resep-resep yang lain. Salam....Endang


  |  2016-05-14 15:57:40

mama alya from lampung says:

Mksh resepnya buat coba2 bikin drmh gampang bnget lngkah2nya mdh2n bsa bkn bnyak buat cmilan drmh atau untuk djual.

Ayo Mama Alya..silahkan dicoba semoga sukses. Kalau bisa dibuat usaha untuk nambah uang belanja ya malah bagus itu ;-). Salam...Endang


  |  2016-07-02 21:00:18

tantefrancine from Falls Church, VA says:

Review: nanti sesudah buat. Ada pertanyaan: baking powdernya kapan dimasukkan? Sesudah di-test goreng, atau sama2 dengan telur dan sebelum di-coba test goreng. Saya tidak pernah masak dengan baking powder, jadi tidak tahu, apakah baking powder itu hilang manfaatnya kalau terlalu lama di adonan.

Eh..Tante Francine, apa khabar?? ;-) Semoga sehat2 saja Tante. Kok sama ya besok saya juga mau bikin sambel pecel plus rempeyek ;-). Maaf lupa nulis soda kuenya. Pertanyaan sudah saya jawab sekalian saya edit resepnya Tante. Dicampur sebelum ditambahkan santan. Satu lagi bukan BACKING POWDER Tante tapi BACKING SODA. Keduanya mirip tapi gak sama. Saya sering pakai backing soda /soda kue di masakan. Misal kl mau bikin sambal goreng kentang di sini kadang kentangnya lembek, Solusinya saya rendam kentang dalam air dingin yg sudah saya kasih 1/4 sdt backing soda selama 15 menit. Trus kentang saya cuci bersih habis itu digoreng dijamin gorengan kentang jadi kering dan renyah. Tapi jangan kebanyakan pakai nanti bisa pahit rasanya. O ya Kalau Tante punya air kapur sirih bisa juga pakai fungsinya sama. Selamat Bereksperimen Tante. Thx untuk inputnya ;-). Salam Hangat ;-)...Endang


  |  2017-03-09 21:02:33

Yustina from Berlin says:

Rasa asli Jawa ;-)

Betul Yustina. Wong Jowo mau ke ujung dunia juga tetap perut jowo ;-)


  |  2017-03-28 20:00:23

Ibu rita from Cinere says:

Mb,,mau nanya knp setiap bikin peyek,,d awal hasilnya bagus tp d pertengahn sampai akhir hasinya keras,,,mohon sarannya,trimakasi

Hallo Ibu Rita. Kalau pas bikin peyek jangan lupa adonan selalu diaduk lebih dulu sebelum menyendok untuk dituang di wajan. Tepung beras lebih mudah mengendap daripada tepung terigu. Perkiraaan saya waktu awal2 adonan masih encer lama2 semakin kental karena tepung mengendap dan cairan semakin berkurang jadinya adonan semakin kental sehingga saat digoreng mengeras. Semoga dugaan saya benar. Kalau iyo lain kali coba saran saya di atas. Semoga rempeyek berikutnya lebih memuaskan. Salam...Endang


  |  2017-05-08 21:51:16

astrid from pkn baru says:

Mau nanya nih ketumbar apa bisa di ganti dengan merica yaa

Hallo Astrid. Terus terang kl untuk bumbu rempeyek dan keripik (misal keripik tempe, bayam) bumbu khasnya memang ketumbar yg memberi rasa khas. Kalau merica biasanya untuk goreng-gorengan misal bakwan udang/sayur, bakwan jagung atau perkedel. Ketumbar rasanya lain sama merica jadi menurut saya keduanya tidak seharusnya ditukar-tukar karena rasanya benar-benar lain. Kl masalah mau diganti ya tentu saja bisa tergantung yang masak tapi hasilnya ya tentu bukan rasa rempeyek umumnya yg pakai ketumbar. Semoga masukan saya membantu. Salam....Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari