Pindang Patin Palembang

Bahan:

  1. 1 kg ikan patin/pangasius segar (ganti dengan sediaan steak ikan pangasius beku di asian shop jika tak ada)
  2. 1.5 Liter air
  3. 1 batang serai, dimemarkan
  4. 3 bh daun salam
  5. 4 cm/20 gr jahe, diiris tipis
  6. 2 cm lengkuas, diiris tipis
  7. 1 bh tomat ukuran besar, belah 6
  8. 3 bh cabe merah, iris menyerong kasar
  9. cabe rawit utuh (jumlah sesuai selera)
  10. 1 genggam daun kemangi (ganti dengan kemangi thailand/thai basilikum jika tak ada)
  11. 2 sdt/10 gr asam jawa, larutkan dengan 5 sdm air
  12. 2 sdm kecap manis
  13. gula sesuai selera
  14. irisan nanas, jumlah sesuai selera (jika suka)
  15. 2 sdt garam atau sesuai selera

Bumbu Halus:

  1. 2 bh cabe merah
  2. 6 bh/60 gr bawang merah
  3. 3 siung/9 gr bawang putih
  4. 2 cm kunyit atau ganti dengan 1/2 sdt kunyit bubuk
  5. 1 sdt terasi matang
Bahan Pindang Patin
Masak Pindang Patin
Pindang Ikan Patin Palembang

Pindang Ikan Patin

Asal: Palembang - Sumatra Selatan

Sumber: Kumpulan Resep Indonesia

Catatan!

Selain Sup Pindang Tulang, Palembang juga punya sajian sup yang sangat populer yaitu Pindang Ikan Patin. Keduanya sama2 enak, tergantung selera, anda lebih suka tulang iga atau sup segar dari ikan patin atau nama resminya pangasius. Rasanya hmmm.....kedua-duanya favorit saya, campuran antara asam, manis dan pedaaaas.. Disantap panas2 terasa segar di tenggorokan ;-). Kuahnya juga terasa ringan di mulut karena tidak mengandung santan..

Pokoknya tak rugi menu dari Palembang ini menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Selain rasanya yang lezat, bikinnya juga lumayan gampang dan cepat.

Tips: Bagi anda yang tinggal di LN di mana ikan pangasius segar susah didapat, silahkan ganti dengan steak ikan pangasius beku yang banyak tersedia di Asian shop. Rasanya tak akan beda asalkan ikan didefrost dengan sempurna sebelum diolah. Selamat Mencoba dan semoga nyangkut di lidah anda ;-)

Cara Membuat:

  1. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender.
  2. Jika perlu tambahkan sedikit air ke dalam blender untuk mempermudah proses penghancuran.
  3. Panaskan 1.5 liter air sampai mendidih kemudian kecilkan api ke suhu sedang.
  4. Masukkan bumbu halus, lengkuas, jahe, daun salam, serai, cabe merah iris dan cabe rawit.
  5. Masak hingga kuah mendidih kembali, bumbu matang dan menebarkan aroma sedap.
  6. Berturut-turut masukkan ikan ***, air asam, kecap manis, gula merah dan irisan nanas (jika dipakai). Aduk sekali-kali.
  7. (Aduk dengan hati2 supaya ikan tidak hancur).
  8. Cicipi, jika perlu tambahkan garam dan gula pasir sehingga terasa asam, manis dan pedas.
  9. Masak hingga ikan benar2 matang.
  10. Masukkan irisan tomat, masak sebentar sampai agak layu.
  11. Terakhir taburi dengan daun kemangi kemudian angkat segera dari api.
  12. Sajikan panas.

Catatan:

  1. *** Masukkan ikan dalam air mendidih dan masak dengan suhu sedang supaya sari daging terkunci dan terasa lebih gurih.







Reviews & Comments


  |  2014-07-09 10:03:22

Andrie from Bogor says:

Mantep....cubo kalu bini aq pacak muatnyo ye....cemen siapo tau pacak muat dgn panduan resep ini....

Ayo Andrie...cepetan minta bini bikinin. Ditanggung enak dech. Saya udahs ering bikin dan hasilnya selalu Mak Nyuss. Salam...Endang


  |  2014-11-06 08:02:30

yola from bekasi says:

Mba Endang, terima kasih sudah berbagi resep ini. Saya sudah mencoba kepiting asam manis dan pindang ikan patin(ikan patinnya diganti dg mujair) sama sama maknyusss.. Alhamdulillah...

Selamat Yola !!! Saya ikut bangga dan senang dengarnya. Kepiting Asam Manis ...hoi salah satu masakan favorit a la restauran. Jempol juga buat Yola..koki berbakat nich cuman modal internet masakannya Mak Nyuss!! Terima Kaih sudah nyasar ke warung saya..ayo silahkan cicip2 yang lain Non siapa tahu ada resep yang pantas diuji ;-). Salam...Endang


  |  2014-11-07 13:08:52

yola from bekasi says:

Suami saya menyukai resep masakan dari mba Endang minim penyedap. Terima kasih sudah memberi semangat saya. Jadi sekarang kalo mau ke pasar saya browse dulu kira kira yang enak untuk masak hari ini. Oiya, Hari ini mau mencoba daging bumbu Bali. Semoga berhasil juga.. ^_^

Selamat Yola sudah berniat meninggalkan penyedap masakan. Terus terang saya tak pernah menggunakan penyedap masakan di dapur. Selain tak sehat penyedap mematikan syaraf di lidah sekaligus menyebabkan ketergantungan/ketagihan, makanya ada orang yang merasa masakannya tidak enak tanpa itu. Yakinlah masakan enak bisa dibuat tanpa vetsin. Acung jempol buat suami yg ikut memotivasi ;-). Selamat Menikmati daging bumbu bali dan selamat berakhir pekan bersama keluarga. Salam hangat dari dapur ngebul...Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari