Lapis Beras

Bahan:

  1. 300 gr tepung beras yang baru (pakai sediaan tepung jadi jika tak ada)
  2. 100 gr tepung tapioka/kanji/sagu tani
  3. 1000 ml santan sedang (bisa diganti dengan 400 santan kental dicampur dengan 600 ml air)
  4. 300 gr gula pasir
  5. 1 sdt garam
  6. 2 lbr daun pandan, potong2 atau ikat
  7. 4 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya
  8. Pewarna merah secukupnya
  9. Pewarna hijau secukupnya
Bahan Lapis Beras
Santan Untuk Lapis Beras
Santan Rebus Untuk Lapis
Gula Untuk Lapis
Membuat Adonan Lapis
Garam Untuk Lapis
Pewarna Hijau Lapis
Pewarna Merah Lapis
3Adonan Lapis
Mengolesi Minyak
Alas Plastik Lapis
Pengukus Lapis
Lapisan Merah
Lapisan Putih
Lapisan Hijau
Lapis Matang
Lapis Beras

Lapis Beras

Asal: Jawa

Sumber: Nenek Saya..

Tips!!

Kue Lapis adalah salah satu jajanan kue basah tradisional yang sudah memasyarakat. Seingat saya waktu kecil, makanan satu ini menjadi salah satu menu bingkisan oleh2 setelah orang tua saya menghadiri acara selamatan, kendurian atau acara hajatan pengantin dll. Salah satu jajanan yang sering sekali dibuat oleh nenek saya selain nagasari dan dadar gulung. Terus terang saya sampai bosan bin mblenger ;-) Sekarang setelah hidup jauh di rantau saat tak ada lagi acara kendurian, kangen juga sama kue basah tradisional ini ;-).

Sebenarnya tak ada resep standar untuk membuat Kue Lapis, bahanpun bisa anda variasi sesuai selera dan ketersediaan. Kue Lapis bisa dibuat dari tepung ketan, tepung kanji, tepung beras bahkan tepung terigu. Umumnya bahan merupakan mix-match atau gabungan keduanya. Biasanya adonaan kue lapis adalah gabungan dari jenis tepung yang netral (beras, terigu) dipadu dengan tepung perekat yang kenyal (ketan, kanji).

Jadi anda bisa membuat paduan tepung ketan + beras/terigu atau tepung kanji + beras/terigu. Bisa juga murni tepung ketan, murni tepung beras, murni tepung terigu, murni tepung kanji. Terserah selera mau yang sangat kenyal atau yang lunak. Tapi yang jelas jangan memadukan tepung ketan dengan tepung kanji. Nanti hasilnya seperti Lapis Karet yang susah dimakan ;-)

Banyak resep Kue Lapis dari berbagai referensi dan saya yakin semuanya enak. Resep yang saya posting ini resep khas ndeso buatan nenek saya yang harganya murah, karena memang tepung kanji lebih murah daripada tepung ketan.

Tip: Pastikan anda punya waktu yang cukup, karena membuat Kue Lapis butuh kesabaran dan waktu yang panjang untuk mengukus dan menunggu lapis demi lapis. Dan semakin encer adonan, semakin lama waktu pembuatan. Menyantapnya memang enak tapi untuk membuatnya anda harus siap menjadi budak kompor ;-)

Cara Membuat:

  1. Letakkan daun pandan dan daun jeruk purut ke dalam panci, tuangkan santan.
  2. Masak dengan api sedang hingga mendidih, aduk sekali-kali supaya santan tidak pecah.
  3. Buang daun pandan dan daun jeruk purut. Biarkan hingga benar2 dingin.
  4. Masukkan tepung beras, tepung kanji dan gula pasir dalam wadah atau mangkok yang agak besar.
  5. Tuangi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang halus dan rata.
  6. Beri garam, aduk rata kemudian cicipi. Jika perlu tambahkan gula atau garam sesuai selera.
  7. Bagi adonan ke dalam 3 wadah atau gelas pengukur.
  8. Beri 1 bagian warna merah, 1 bagian warna hijau dan 1 bagian biarkan putih.
  9. Siapkan loyang atau wadah plastik tahan panas dengan ukuran minimum 18x18x8cm, olesi setiap dindingnya dengan minyak sayur.
  10. (Alasi bagian bawah dengan plastik supaya lapis lebih mudah dilepas atau mencegah goresan jika anda mengiris langsung dari loyang).
  11. Panaskan air cukup banyak dalam panci yang cukup besar atau dandang pengukus hingga mendidih dan mengeluarkan uap.
  12. Taruh loyang atau wadah plastik yang sudah disiapkan sebelumnya dalam panci pengukus.
  13. Tuang 100 ml adonan berwarna merah, tutup panci, kukus selama 10 menit.
  14. Tuang di atasnya adonan berwarna putih, kukus selama 10 menit, kemudian diikuti adonan berwarna hijau.
  15. Lakukan langkah yang sama berulang-ulang sampai adonan habis.
  16. (Anda juga bisa memakai ukuran sendok sayur atau ukuran lain yang penting jumlahnya sama untuk setiap lapisan).
  17. Terakhir setelah bagian paling atas padat, kukus lagi selama 15 menit. Angkat dan dinginkan.
  18. Keluarkan dari loyang atau wadah plastik, potong2 sesuai selera.

Catatan Tambahan:

  1. Kalau satu resep kebanyakan, silahkan pakai takaran setengah resep saja, khusus untuk anda yang ingin mencoba untuk pertama kali atau tak punya banyak waktu.
  2. Kalau tidak suka bahan pewarna, bagi adonan menjadi 2, beri 1 adonan dengan 30 gr/2 sdm munjung coklat bubuk. Hilangkan daun jeruk, pakai daun pandan saja.
  3. Proses mengukus menyebabkan air menguap lebih cepat. Periksa dan tambahkan air mendidih secukupnya jika jumlahnya mulai menyusut.
  4. Kalau anda malas menuang berkali-kali ya silahkan tuang larutan agak banyak, tapi proses pengukusan tiap lapisan menjadi lebih lama. Jumlah lapisan berkurang tapi bisa anda tinggal untuk pekerjaan lain ;-)






Reviews & Comments


  |  2014-08-26 10:02:47

Leoni Endhy from Jkt says:

Wah, uraiannya detil n menarik. Jempol utk anda.

Terima Kasih Leoni untuk aspirasi anda. Sengaja saya buat step by step dengan gambar pendukung supaya jelas dan mudah diaplikasikan, khususnya bagi pembaca yang baru belajar memasak ;-). Salam...Endang


  |  2014-09-18 12:31:56

nur fitriani from muara bungo says:

sudah trbayang betapa kuenys gw coba ah

Ayo buruan praktek Nur. Kalau cuman dibayangin gak bikin kenyang cuman bikin ngeces ha ha. Selamat mencoba semoga sukses. Salam....Endang


  |  2014-12-16 21:46:21

fani from Hamburg says:

Cantik bgt kue lapisnya..jd pengen cepet dipraktekin :-) tapi ngomong2 itu pas ngukus tutup pancinya dipakein lap kein ga ya? Klo diliat dr gambar, itu cetakannya lebih tinggi dr panci bwt ngukusnyakan? Trus mba cuma nutup panci diatas cetakannya itukan? Cz aq ga punya panci kukus yg kaya di indonesia, yg agak masuk kedalem.

Hallo Fani, ha ha ha jeli banget ngliatnya. Saya juga gak punya panci yang dalem jadi memanfaatkan apa saja. kadang kalau cetakan kebesaran malah saya pakai wajan yang besar dan cekung trus dibawahnya saya ganjal saringan plastik putih yang di foto itu ;-). Betul kata Fani saya tutup wadahnya saja tapi usahakan tutup yang bentuknya miring biar uap air bisa langsung turun dan tidak membasahi lapis. Kalau gak ada br terpaksa pakai tutup datar dan dilapisi serbet untuk menyerap air. Semoga info saya memberi pencerahan ;-). Selamat mencoba semoga sukses. Salam...Endang


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari