Kue Ku

Bahan Adonan Kulit:

  1. 225 gr tepung ketan baru (ganti dengan sediaan tepung jadi jika terpaksa)
  2. 75 gr tepung maizena kualitas bagus/corn starch/Speisestaerke (atau kentang kukus dihaluskan)
  3. 250 ml santan kental (jumlah mungkin berkurang jika memakai tepung ketan baru)
  4. 75 gram gula pasir (boleh pakai gula kastor atau gula tepung)
  5. 1/2 sdt garam
  6. zat pewarna makanan merah atau hijau secukupnya (jika suka)

Bahan Isi/Filling:

  1. 200 gr kacang hijau kupas kering (silahkan rendam 1-2 jam jika punya waktu))
  2. 200 gr gula pasir (kurangi jika terlalu manis)
  3. 100 ml santan kental
  4. 800 ml air untuk merebus
  5. 3 tetes vanili essence (jika suka)
  6. 1/4 sdt garam

Bahan Lain:

  1. daun pisang potong2 sesuai bentuk kue untuk alas/tatakan (ganti dengan aluminium foil jika tak ada)
  2. cetakan kue kukus dari plastik, motif sesuai selera
BahanKueKu
MerebusKacangHijauKupas
SantanIsiKueKu
GulaIsiKueKu
IsiKueKuMatang
FillingKueKu
SantanMendidihKueKu
SantanKulitKueKu
AdonanKalisKueKu
CetakanMotifSerangga
CetakanKueMotifBunga
MembentukKueKu
MembuatKueKu
MencetakKueKu
KueKuDicetak
KukusanUntukKueKu
MengukusKueKu
KueKuMatang
Kue Ku

Kue Ku Bermotif

Asal: Indonesia

Sumber: www.lestariweb.com

Catatan...!!

Ini adalah Kue Ku hasil modifikasi dan otak-atik di dapur sendiri karena kepepet. Sudah lama saya ingin membuat tapi tak punya cetakan dan tak mungkin untuk membeli dari tempat tinggal saya sekarang. Iseng2 saya manfaatkan cetakan kue dari plastik yang saya punya. Saya yakin cetakan semacam ini banyak tersedia di manapun anda berada. Selain harganya murah, motifnya juga beragam.

Cara ini lebih praktis daripada membentuk dan melipat-lipat adonan secara manual seperti yang sering saya lihat dari resep2 yang tersebar di internet. Bagi yang kreatif, telaten dan punya waktu memang mengasyikkan tapi terus terang saya malas kalau harus membentuk adonan secara manual apalagi njlimet. Trus kapan makannya?? ha ha. Lagian kalau ada cara yang praktis ngapain cari yang susah, betul tidak??! he he..

OK untuk anda yang kebetulan sudah kangen dengan jajanan tradisional yang lezat ini tapi punya kendala cetakan seperti saya, bagi yang ingin mencoba variasi lain dari Kue Ku atau sekedar penasaran, silahkan mencoba. Selain penampilannya cantik dan menggugah selera, metode ini bahkan lebih cepat dibandingkan dengan memakai cetakan kue ku konvesional karena tidak harus bikin satu-satu, mengeluarkan dari cetakan dll. Tinggal masukin ke cetakan, dikukus, keluarkan setelah dingin, beres. Selamat bereksperimen dan semoga sukses....

Cara Membuat:

  1. Isi/Filling:
  2. Rendam kacang hijau kering sekitar 2 jam untuk mempersingkat waktu perebusan dam menghemat bahan bakar. Cuci bersih, tiriskan.
  3. Rebus kacang hijau dengan 800 ml air dengan suhu antara sedang-tinggi (kurang lebih skala 7 dari 9) sampai kacang hijau hancur dan empuk.
  4. Pakai panci yang dalam, biarkan panci terbuka karena jika ditutup air akan naik dan meluap keluar.
  5. Tambahkan air panas secukupnya jika air mulai menyusut tetapi kacang belum lunak/hancur. Aduk-aduk supaya tidak gosong.
  6. (Ada juga metode dengan dikukus, diblender, kemudian baru dimasak lagi dengan santan dan gula. Silahkan pilih cara yang anda sukai).
  7. Setelah kacang hijau betul2 lunak, tambahkan santan, gula dan garam. Masak dan aduk terus menerus hingga hingga campuran kental dan matang.
  8. Campuran kacang hijau sudah benar2 matang jika sudah meletup-letup dari dasar panci. Pakai sendok kayu yang panjang dan hati2 dengan tangan anda ;-).
  9. Cicipi, jika perlu tambahkan gula atau vanili essence sesuai selera.
  10. (Tips Penting: Tambahkan gula selagi bubur kacang hijau di atas api, jangan tambahkan tanpa pemanasan meski adonan isi masih panas. Karena gula mengandung air dan penambahan ke adonan tanpa pemanasan menyebabkan adonan isi akan tetap lembek meski sudah mendingin).
  11. Biarkan dingin, silahkan bulat2kan isi jika punya waktu dan niat. Tapi tidak harus, ambil pakai sendok juga tak masalah).

  1. Membuat Adonan Kulit:
  2. Campur tepung ketan, tepung maizena/cornstarch/speisestaerke, gula dan garam dalam mangkok yang besar. Sisihkan.
  3. Panaskan santan dengan api sedang hingga mendidih.
  4. Tuang santan panas ke dalam mangkok tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu.
  5. Uleni dengan tangan hingga membentuk adonan yang kalis atau tidak lengket di tangan.
  6. Tambah tepung ketan secukupnya jika adonan terlalu lembek, sebaliknya tambah tetes demi tetes air panas jika adonan terlalu keras.
  7. Bagi adonan menjadi 2 bagian, beri satu bagian adonan dengan zat pewarna merah atau hijau sesuai dengan selera anda.
  8. Ambil kurang lebih sekepal adonan, bentuk bulat (diameter kurang lebih 4 cm) dengan memutar adonan di antara kedua telapak tangan.
  9. Letakkan bola adonan di salah satu telapak tangan, tekan atau ratakan bola adonan dengan jari2 tangan yang lain menjadi lempengan yang tipis dan rata.
  10. (Jika perlu olesi telapak tangan kiri anda dengan sedikit minyak supaya adonan mudah dilepas).
  11. Beri isi, tangkupkan kembali hingga isi benar2 tertutup adonan kulit. Pastikan tidak bocor atau ada lubang.
  12. Masukkan ke dalam cetakan bermotif, tekan hati2 hingga adonan memenuhi lubang sekaligus membentuk motif sesuai cetakan, ratakan bagian atas. Lakukan sampai habis atau cetakan penuh.
  13. (Untuk pemula silahkan lihat step by step membentuk kue ku seperti dalam gambar).
  14. Kukus kue ku selama 30 menit sejak kukusan mendesis atau mengeluarkan uap. Biarkan dingin sampai bisa dilepas.
  15. Letakkan langsung kue ku di atas alas/tatakan dari daun pisang/aluminium foil begitu dilepas dari cetakan karena teksturnya lengket. Hidangkan.

Tips Tambahan:

  1. Jika cetakan anda terlalu besar untuk dikukus di panci, pakai wajan cekung besar yang ada tutupnya, taruh saringan plastik di dasar wajan sebagai penyangga cetakan, beri air sebanyak mungkin dan kukus seperti biasa --> Silahkan pakai trik seperti di gambar kalau kepepet ;-).
  2. Ada resep yang menganjurkan tepung ketan saja tanpa tambahan tepung maizena atau kentang kukus, saran saya abaikan resep seperti ini karena adonan murni tepung ketan tak cukup elastis dan retak saat dibentuk. Bisa2 adonan gagal dan masuk tong sampah ;-)!






Reviews & Comments


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari