Krecek Kedelai Hitam

Bahan untuk 4 porsi:

  1. 100 gr krecek goreng (kerupuk kulit)
  2. 50 gr kedelai hitam, rendam semalam (ganti dengan kacang tholo atau kacang ose jika terpaksa)
  3. 15 butir telur puyuh, rebus dan kupas
  4. 1 papan petai
  5. 50 gr kapri muda, siangi dan buang ujungnya
  6. 2 buah cabe merah, iris menyerong tipis
  7. 3 lembar daun salam
  8. 2 cm/10 gr lengkuas, memarkan
  9. 750 ml santan sedang atau 400 ml santan kental campur dengan 350 ml air
  10. minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  1. 5 buah/50 gr cabe merah besar
  2. 6 butir/60 gr butir bawang merah
  3. 3 siung bawang putih
  4. 3 butir kemiri
  5. 1 sdt ketumbar bubuk
  6. 1.5 sdt garam atau sesuai selera
  7. gula pasir secukupnya (jika suka)
BahanKrecekKedelaiHitam
KedelaiHitamDirebus
TelurPuyuhDirebus
BumbuKrecekKedelaiHitam
BumbuKrecekDiblender
BumbuHalusKrecekKedelai
TumisBumbuKrecekKedelai
BumbuKrecekKedelaiTumis
SantanKrecekKedelai
PetaiKrecekKedelai
TelurPuyuhKrecekKedelai
KapriKrecekKedelai
MasakKrecekKedelaiHitam
KrecekKedelaiHitamMatang
Krecek Kedelai Hitam

Krecek Kedelai Hitam

Asal: Jawa Tengah

Sumber: Adaptasi dari 500 Resep Masakan dan Minuman Tradisional karya Ny. Rumah

Catatan!!

Terus terang saya baru mendengar dan memasak resep ini untuk pertama kali. Sudah lama saya ingin praktek tapi karena bahan isinya penuh pernak-pernik, saya tunda-tunda terus sambil mengumpulkan bahan.

Dulu waktu di kampung ibu saya sering masak krecek basah atau di tempat saya disebut cecek dengan paduan kacang ose dan petai. Dengan bumbu yang pedaaaaaaaaas hmm rasanya memang kenyil-kenyil nikmat ;-).

Di resep ini memakai kedelai hitam, bahan masakan yang asing bagi saya. Seumur-umur baru kali ini saya masak kedelai hitam karena di kampung saya memang gak kenal jenis kedelai ini. Paling hanya dengar kalau kedelai ini merupakan bahan utama salah satu kecap terkenal di Indonesia ;-). Di resep ini jumlah kedelai saya kurangi menjadi 50 gr saja ( di resep aslinya 200 gr), sambil adaptasi lidah. Jujur saya tidak suka dengan kacang-kacangan dalam sayuran. Dulu saya sering menggerutu kalau ibu saya masak sayuran dengan tambahan kacang tholo atau kacang ose. Selera memang tak sama ya meski satu keluarga he he. Tapi modifikasi saya tidak sia-sia. Hasilnya sayuran menjadi seimbang, tidak menjadi bubur kedelai hitam ;-). Rasanya juga sedap, mirip sambal goreng krecek dari Jogja tapi lebih komplit dengan paduan telur puyuh dan kacang kapri.

Cara Membuat:

  1. Rendam kedelai hitam atau kacang pengganti semalam sampai empuk, kemudian rebus sampai matang. Tiriskan.
  2. Rebus telur puyuh sampai matang, siram atau rendam dengan air dingin supaya kulit mudah dikupas. Sisihkan.
  3. Haluskan semua bahan bumbu dengan cobek atau blender/grinder. (Jika perlu tambahkan sedikit minyak goreng dalam blender/grinder untuk mempermudah proses penghancuran).
  4. Tumis bumbu halus, lengkuas dan daun salam sampai bumbu benar2 matang dan berbau harum.(kurang lebih 5 menit)
  5. Masukkan cabai merah iris, aduk-aduk hingga layu.
  6. Tuangkan santan, masak dengan api sedang hingga mendidih. Aduk sekali-kali supaya santan tidak pecah.
  7. Masukkan kedelai/kacang rebus dan petai. Masak hingga petai empuk.
  8. Tambahkan telur puyuh rebus dan kacang kapri. Masak hingga kapri layu dan bumbu meresap.
  9. Cicipi, jika perlu tambahkan garam dan gula sesuai selera.
  10. Terakhir masukkan krecek goreng atau krupuk rambak/kulit. Aduk-aduk dan masak sebentar hingga krupuk menyerap kuah dan menjadi lunak.
  11. (Catatan: Kuah akan menyusut dan mengental karena terserap oleh krecek).
  12. Hidangkan panas bersama Nasi, Ketupat atau Lontong dan kerupuk.






Reviews & Comments


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari