Dadar Gulung

Bahan Kulit:

  1. 150 gr tepung terigu, diayak
  2. 2 butir telur ukuran sedang
  3. 500 ml santan kental (ganti dengan susu cair jika terpaksa)
  4. 1 sdm tepung tapioka/cornstarch/speisestaerke
  5. 1/2 sdt garam
  6. mentega secukupnya untuk mengolesi wajan/pan

Filling:

  1. 100 gr/3.5 oz kelapa yang tidak terlalu tua, diparut atau 50 gr sediaan kelapa parut kering
  2. 100 gr gula kelapa yang berwarna coklat tua
  3. 75 ml air
  4. 1 buah daun pandan
  5. 50 ml santan kental(atau susu cair) jika menggunakan kelapa parut kering.
  6. sejumput garam

Bahan Tambahan (jika ingin membuat warna hijau alami):

  1. 100 gr daun suji atau 10-12 buah daun pandan, potong2 halus
  2. 100 ml air dingin
Bahan Dadar Gulung
Gula Kelapa Mencair
Kelapa Untuk Isi Dadar Gulung
Santan Untuk Kelapa Kering
Membuat Warna Hijau Dari Daun Pandan
Adonan Kulit Dadar Gulung
Adonan Kulit Dadar Gulung
Membuat Kulit Dadar Gulung
Bahan Sup Konro
Melipat Kulit Dadar Gulung
Melipat Kulit Dadar Gulung
Melipat Kulit Dadar Gulung
Melipat Kulit Dadar Gulung
Melipat Kulit Dadar Gulung
Bentuk Dadar Gulung
Bahan Racikan Dadar Gulung
Dadar Gulung

Dadar Gulung

Asal: Jawa

Sumber: Nenek alias Mbah Toyo

Catatan!

Dadar gulung adalah jajanan pasar yang sering kita jumpai setiap hari. Bahannya mudah didapat dan bikinnya lumayan gampang, hanya butuh sedikit kesabaran saat membuat kulit dan menggulung. Tak ada yang tahu siapa pencipta Dadar Gulung. Konon makanan ringan ini adalah warisan Belanda yang aslinya berupa Pancake dan dimodifikasi oleh leluhur kita dengan bahan lokal Indonesia yang mudah didapat. Susu pada kulit pancake diganti santan, sedangkan isi pancake yang biasanya berupa mentega coklat atau selai diganti campuran kelapa parut dan gula merah. Bayangkan betapa kreatif nenek moyang kita!!! ;-)

Catatan Penting: Bagi anda yang tinggal di Luar Negeri di mana kelapa segar untuk diparut mustahil didapatkan, alternativ yang tersedia adalah memakai sediaan kelapa parut kering dari supermarket. Kelapa Parut Kering (desiccated coconut) nyaris tidak mempunyai kandungan santan lagi. Akibatnya bahan ini akan menghasilkan Filling yang kering ibarat kelapa parut dikaramel dan rasanya hambar seperti ampas kelapa. Tapi jangan keburu putus asa dulu :-)

Dari pengalaman & eksperimen pribadi, saya temukan trik untuk mengantisipasi hal tersebut, paling tidak meminimalisasi kerusakan ;-). Caranya: Tambahkan santan kental ke dalam adonan isi sesuai takaran yang saya tulis di resep. Ditanggung isi dadar gulung akan bertekstur lembab dan terasa gurih dan sedap. Trik ini bisa anda terapkan ke resep apa saja yg memerlukan kelapa parut segar misalnya: Urap-Urap, taburan klepon dll. Prinsipnya jumlah kelapa parut kering adalah 1/2 takaran dari kelapa parut segar yang tertera dalam resep ( Note: kelapa parut kering lebih ringan dan volumenya double) + 1/2 bagiannya ganti dgn santan kental. Jangan sekali-kali menambahkan air biasa, nanti rasanya seperti ampas kelapa basah.

OK..Bagi anda yang ingin menikmati kembali jajanan tradisional, tak ada salahnya anda mencoba. Bikin sekali-kali saja, jangan keseringan nanti bikin bosan :-)

Cara Membuat:

    Membuat Filling/Isi:
  1. Sisir gula kelapa, masukkan dalam panci ukuran kecil dan tambahkan 75 ml air dingin.
  2. Rebus dengan api sedang sampai gula mencair dan larutan gula mendidih.
  3. Kecilkan api, masukkan daun pandan yang sudah diikat, masak sampai larutan gula agak mengental ( 5-10 menit).
  4. Tambahkan kelapa parut atau sediaan kelapa parut kering dan sejumput garam. Aduk sampai rata.
  5. Masak sambil terus diaduk sampai cairan habis terserap dan terbentuk adonan isi yang bertekstur agak lembab. Sisihkan.
  6. (Jika anda memakai sediaan kelapa parut kering, masukkan 50 ml santan setelah cairan gula terserap. Aduk2 sebentar sampai rata dan angkat dari api).
  7. (Jangan memasukkan santan di awal, supaya adonan isi tidak menggumpal).

  8. Membuat Pewarna Hijau Alami :
  9. Cuci bersih daun suji atau daun pandan, potong2 atau iris halus, masukkan dalam blender.
  10. (Pakai daun pandan jika daun suji tak ada. Jangan kuatir meskipun tak sekuat daun suji, warnanya tetap cantik dan aromanya lebih sedap).
  11. Tambahkan 100 ml air dingin, blender sampai halus.
  12. Saring dengan saringan santan dan tekan2 atau peras ampas daun pandan sampai semua sari warna keluar.
  13. Larutan hijau pandan siap digunakan dengan cara dicampurkan ke adonan kulit.
  14. Kurangi jumlah santan seperlunya supaya adonan tidak terlalu encer.
  15. Lewati step ini jika anda ingin kulit dadar alami tanpa warna. Sebagai pengganti tambahkan vanili essence untuk mengurangi bau telur.

  16. Membuat Kulit Dadar Gulung:
  17. Kocok santan(susu cair) dan telur dengan kocokan biasa sampai rata. Tidak perlu pakai mixer nanti adonan mengembang berlebihan.
  18. (Adonan Pancake yang terlalu mengembang menyebabkan tekstur dadar/pancake yang bentol-bentol dan penuh benjolan :-)....)
  19. Tambahkan tepung terigu dan garam. Aduk kembali hingga rata.
  20. Jika perlu, saring adonan dengan saringan santan sambil ditekan2 dengan sendok untuk menghasilkan adonan yang halus dan bebas dari gumpalan.
  21. (Jika tersedia saring atau tuang adonan ke dalam gelas pengukur yang anda mulutnya. Dengan cara ini anda tak perlu lagi menyendok tapi cukup menuang adonan ke wajan saat membuat kulit dadar).
  22. Panaskan wajan anti lengket (diameter 20 cm) dengan suhu kecil, olesi sedikit mentega.
  23. Tuang adonan kulit sampai membentuk lapisan dadar berbentuk bundar, tipis dan rata.
  24. Tunggu sampai adonan berubah warna dan padat baru dibalik. (Pastikan api tetap kecil supaya kulit tidak cepat gosong tapi belum matang.)
  25. Buat kulit dadar sampai adonan habis.

  26. Melipat dan Menggulung:
  27. Ambil 1 kulit dadar, beri sekitar 2 sdm Filling di bagian tengah kulit agak ke bawah.
  28. Lipat dan gulung kulit dadar hingga membentuk silinder. (Lihat step by step cara melipat seperti tertera di Foto).
  29. Sajikan hangat.

Catatan Tambahan:

  1. Jika anda memakai sediaan santan jadi atau santan kara, kekentalan adonan bisa saja berbeda dan bervariasi tergantung kualitas & kekentalan santan.
  2. Jika perlu tambahkan air atau susu cair seperlunya jika adonan kulit terlalu kental ( ketahuan saat dituang di wajan, adonan tidak bisa menyebar tipis dengan rata).






Reviews & Comments


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari