Bubur Candil

Bahan Bubur Candil:

  1. 180 gr tepung ketan
  2. 60 gr gr tepung tapioka
  3. 1/4 sdt garam
  4. 175 - 200 ml air dingin (jumlah air mungkin berkurang jika anda memakai tepung baru)

Saus Gula:

  1. 200 gr gula merah, sisir
  2. 1 liter air
  3. 1/4 sdt garam
  4. 1 lbr daun pandan, ikat

Saus Santan:

  1. 400 ml santan kental
  2. 1/2 sdt garam
  3. 1 lbr daun pandan, ikat
Bahan Bubur Candil
TepungBuburCandil
Air Dan Tepung
Gula Kelapa Sisir
Merebus Gula Merah
Menyaring Saus Gula
Membentuk Bubur Candil
Bulatan Bubur Candil
Merebus Bubur Candil
Bubur Candil Matang
Saus Santan Bubur Candil
Racikan Bubur Candil
Bubur Candil

Bubur Candil

Sumber: Ibu Saya

Tips!!

Bubur Candil atau dalam bahasa Jawa disebut Jenang Grendul merupakan hidangan penutup yang populer dan hampir merakyat di sebagian besar pulau Jawa. Salah satu dessert favorit keluarga. Paduan antara bubur berbentuk kelereng yang kenyal dengan saus gula yang manis plus saus santan yang gurih dan asin. Hmmm.....komplit dan sedap!

Menurut ahli antropologi dan kuliner nusantara, setiap jenis jenang memiliki arti tersendiri. Jenang Grendul yang berwarna cokelat dan bertekstur lembut lantaran terbuat dari tepung ketan ini menyimbolkan keharmonisan hidup yang diwarnai perbedaan.

Meski kelihatannya rumit, sebenarnya proses pembuatan Bubur Candil cukup gampang dan cepat. Hanya perlu kesabaran saat membulat2kan candilnya ;-)

Tips penting : Usahakan untuk memakai gula kelapa/aren yang warnanya gelap untuk menghasilkan saus yang warnanya gelap sehingga penampilan bubur cukup menggugah selera. Idealnya memakai tepung ketan yang masih baru tapi kalau tidak ada ya silahkan pakai tepung ketan jadi, rasanya tetap enak asal direbus dalam saus agak lama.

O ya meski ada berbagai versi campuran tepung dalam pembuatan bubur candil, selama ini saya memakai rumus dari ibu saya yaitu 3 bagian tepung ketan : 1 bagian tepung tapioka. Menurut saya adonan terasa kenyal dan rasa ketannya lebih kentara sehingga lebih enak. Silahkan berimprovisasi dengan paduan tepung yang cocok dengan selera anda. Selamat bereksperimen dan semoga sukses ;-)

Cara Membuat:

  1. Bubur Candil: Campur rata tepung ketan, tepung tapioka dan garam dalam wadah yang agak besar.
  2. Buat lubang di tengah, tuangkan air sedikit demi sedikit, uleni dengan tangan hingga rata dan adonan dapat dipulung atau dibentuk.
  3. Ambil sejumput adonan, letakkan di telapak tangan kiri, bentuk bulat (diameter antara 1-2 cm) dengan memutar-mutar tangan kanan anda di atas adonan.
  4. Lakukan sampai adonan habis. (Kurang lebih terbentuk 50 biji atau lebih jika anda buat lebih kecil). Sisihkan.
  5. Angkat dan dinginkan.

  1. Saus Gula: Panaskan 1 liter air dan masak sampai mendidih dan gula larut. Saring gula dengan saringan santan.
  2. Didihkan kembali gula dengan panas antara sedang-tinggi.
  3. Masukkan bulatan bubur candil ke dalam saus gula. Masak hingga bulatan matang dan mengapung ke permukaan.
  4. Kecilkan api ke posisi sedang, teruskan memasak selama 15 menit. Angkat.
  5. (Langkah ini perlu khususnya bagi anda yang terpaksa memakai sediaan tepung jadi. Pemanasan lebih lama dalam saus gula bisa menekan bau tepung).
  6. Saus Santan: Masak santan, garam dan daun pandan dengan suhu sedang sampai mendidih. Aduk2 supaya santan tidak pecah. Angkat.

  1. Cara Penyajian: Tuang bubur candil beserta saus gula ke dalam mangkok saji.
  2. Siram dengan kuah santan. Sajikan panas.






Reviews & Comments


  |  2016-06-05 17:02:10

aminah from jakarta says:

salam mbak, yang dimaksud tepung baru itu apa ya? beras ketan yang diblender kah? trm kasih dan selamat puasa

Tepung baru alias yang baru digiling. Entah bikin sendiri atau beli di pasar tradisional dari penjual tepung. Untuk bikin tepung segar ini berasnya direndam dulu biar mudah digiling makanya hasilnya tepung masih mengandung air. Ada juga sediaan/kemasan tepung beras jadi dari supermarket yg ini benar2 kering. Kalau memungkinkan lebih baik pakai tepung yang baru supaya bubur rasanya lebih nikmat. Semoga memberi pencerahan. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bersama seluruh keluarga Bunda ;-). Salam....Endang


  |  2016-11-03 18:59:57

nia from semarang says:

trmksh infonya

Sama-sama Nia. sudah praktek belum ? ;-)


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari