Ayam Tangkap

Bahan:

  1. 1 ekor atau 1 kg ayam, potong menjadi 16-20 buah
  2. 6 buah/60 gr bawang merah, cincang
  3. 3 siung/9 gr bawang putih, cincang
  4. 10 tangkai/40 lembar daun kari/daun salam koja/daun temurui, petiki daunnya
  5. 3 lembar daun pandan, potong 3 cm
  6. 6 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
  7. 3 buah/30 gr cabai hijau, potong-potong 2 cm
  8. 1 sdt asam jawa, larutkan dengan 3 sdm air
  9. 3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  10. 1 sdm air asam jawa
  11. Minyak untuk menggoreng kurang lebih 300 ml

Bumbu Halus/Marinade:

  1. 8 buah/80 gr bawang merah, cincang kasar
  2. 4 siung/12 gr bawang putih, cincang kasar
  3. 6 buah cabai rawit hijau
  4. 2 cm/10 gr jahe
  5. 2 cm/6 gr kunyit atau 1 sdt kunyit bubuk
  6. 1.5 sdt garam atau sesuai selera
Bahan Ayam Tangkap
AyamTangkapDipotong
BahanBumbuAyamTangkap
BumbuAyamTangkapDiblender
BumbuHalusAyamTangkap
AirAsamAyamTangkap
MarinadeUntukAyamTangkap
AyamTangkapCampurBumbu
BumbuRempahAyamTangkap
AyamTangkapDigoreng
AyamTangkapSetengahMatang
AyamTangkapDicampurRempah
AyamTangkapCampurRempah
MenggorengAyamTangkap
AyamTangkapMatang
Ayam Tangkap

Ayam Tangkap

Asal: Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Sumber: Adaptasi dari Dapur Indonesia karya Yasa Boga

Catatan!

Ayam Tangkap adalah salah satu ikon masakan khas dari ujung barat kepulauan Nusantara alias propinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau disingkat NAD. Sekilas sajian ini mirip ayam goreng bercampur sampah bumbu alias bumbu yang biasanya dibuang dan disingkirkan saat dihidangkan ;-). Jangan salah, justru rempah-rempah bumbu inilah yang membuat sajian ini terasa istimewa, lain dari masakan Indonesia umumnya.

Sajian ini melengkapi masakan khas Aceh lainnya yang akhir-akhir ini mulai dikenal di daerah Indonesia lainnya selain Mi Aceh. Seperti masakan Aceh umumnya, sajian ini dipengaruhi rempah bernuansa India dan Arab. Salah satu rempah wajib sekaligus yang memberi karakter pada masakan ini adalah daun kari atau di Indonesia dikenal dengan nama salam koja atau daun temurui. Paduan dari bumbu halus bercampur dengan daun pandan, serai dan daun kari memberikan aroma dan cita rasa tersendiri saat digoreng. Bahkan saat menyantap, saya makan sekalian daun kari goreng ini karena penasaran, ternyata rasanya kriuk-kriuk sedap ha ha ;-)

Tip: Butuh kesabaran saat membuat dan menggoreng Ayam Tangkap. Goreng 1/2 dari jumlah ayam dengan minyak secukupnya karena minyak akan meninggalkan kotoran dari remah-remah bumbu. Meski beberapa referensi resep menyatakan minyak bekas menggoreng bisa anda pakai untuk menggoreng batch berikutnya tetapi saran saya dari pengalaman pribadi lebih baik anda ganti minyak setiap kali atau saring dulu sebelum menggoreng batch berikutnya. Minyak yang kotor oleh remah bumbu akan menyebabkan kotoran hitam yang gosong menempel pada ayam dan merusak cita rasa.

Cara Membuat:

  1. Potong ayam menjadi 16-20 potong. Cuci bersih, tiriskan dan taruh dalam wajan yang agak besar. Sisihkan
  2. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender. Jika anda menggunakan blender, ambil sebagian air yang tertera dalam resep ke dalam blender untuk mempermudah proses penghancuran.
  3. Larutkan asam jawa dalam air, tambahkan ke wadah ayam.
  4. Campurkan bumbu halus dengan ayam, remas-remas supaya bumbu menyatu. Cicipi apakah rasa asin sudah pas.
  5. Sisihkan atau simpan ayam berbumbu dalam kulkas selama 15 menit supaya bumbu meresap.
  6. Cincang bawang merah dan bawang putih. Potong-potong daun pandan dan cabe hijau. Sisihkan.
  7. Panaskan kurang lebih 100 ml minyak goreng, Masukkan 1/2 bagian ayam, goreng hingga hampir matang. Angkat dan sisihkan.
  8. Goreng lagi sisanya dengan minyak baru atau minyak bekas menggoreng yang telah disaring.
  9. Campur ayam goreng yang hampir matang dengan semua sisa bahan dan rempah daun. Aduk hingga rata.
  10. Panaskan minyak baru dengan api antara sedang-tinggi, goreng semua sampai ayam matang kecoklatan.
  11. Angkat dan tiriskan. Hidangkan ayam goreng beserta rempahnya.

Catatan Tambahan:

  1. Setelah meremas-remas ayam dengan bumbu, cuci segera tangan anda supaya tidak panas karena cabai.






Reviews & Comments


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2014 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!

Endang Lestari